
Purwokerto,
Minggu 8 Nov 2009 tim produksi pementasan dekonstruksi ebeg “Teater SiAnak” kembali kumpul membahas agenda fix isu dan juga mencoba membedah simbol-simbol yang terkandung dalam pertunjukan ebeg. Perwakilan dari teman-teman fosil (anggota kehormatan teater SiAnak) yang hadir dalam pertemuan ini diantaranya Kang Da’ong, Budi (Boled), budi (lampung), indra (bebek), ferry rajaguguk, dan Yudi_imam sedangkan teman-teman SiAnak yang aktif antara lain Ismi, Ayum, Nyaman, Nissa (Qthink), Doyok, Wulan, Erna, Betri, Ika, Iskandar, Tino dan beberapa teman-teman SiAnak yang lainnya.

Hasil pertemuan kali ini antara lain :
Isu yg diangkat
Pementasan Ebeg yang akan SiAnak pentaskan bulan Januari mendatang akhirnya di kerucutkan pada II (tiga) babak, sedangkan isu utama yang di sampaikan itu terdapat dalam babak III pertunjukan ebeg. Babak III dalam pertunjukan ebeg kita interpretasikan bahwa di tahap tersebut adalah tahap dimana manusia kembali sadar dan mengenali jati dirinya, karena di tahap II kita interpretasikan sebagai tahap manusia yang sedang tidak mengenali jatidirinya sendiri, hal ini digambarkan dengan pemain ebeg yang sedang Trans/kesurupan. Nah dalam babak III tersebut, sebenarnya isu yang akan disampaikan adalah dimana manusia itu seharusnya sudah benar-benar sadar, misalnya sadar bahwa perbuatan (Korupsi, perampokan, pembunuhan, penipuan dan lain sebagainya) adalah perbuatan yang dilakukan tidak berdasarkan pilihan sadar manusia.
Pementasan Ebeg yg akan kita pentaskan juga merupakan salah satu bentuk ritual merawat (Jawa; Ruwatan) bumi yang saat ini sedang dilanda banyak permasalahan. Lihat saja gempa yang terjadi berturut-turut, kecelakaan pesawat, kapal laut yang tenggelam, tanah longsor dan kejadian-kejadian ganjil lainnya. Berdasarkan hal tersebut, akhirnya temen2 SiAnak besera Fosil sepakat bahwa hal itu mengggambarkan kondisi Tuhan (penguasa alam) sedang murka dan butuh ruwatan.
Sedikit tentang Simbol yang terkandung dalam ebeg

Penjelasan atau simbol-simbol di atas merupakan gambaran kasar hasil diskusi kita kali ini, buat semua teman-teman anggota teater SiAnak (termasuk fosil) silahkan pelajari simbol-simbol di atas dan dibedah lebih dalam lagi. Misalnya Musik yang ada pada babak I terdiri dari angklung dll, trus angklung itu di interpretasikan sebagai musik yang apa atau simbol apa!!!. (tino).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar